klinik, klinik andalan, terpercaya, berkualitas, klinik 24 jam
Solusi terpercaya & berkualitas sebagai komitmen pelayanan
+62 888-1652-702

Rutin Periksa Gigi Setiap 6 Bulan, Kunci Deteksi Dini Masalah Kesehatan Mulut

Rasa sakit akibat gangguan gigi memang jarang menimbulkan kematian, namun sejumlah penelitian menunjukkan bahwa masalah gigi dapat memengaruhi produktivitas kerja seseorang. Kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan gigi masih tergolong rendah. Kebanyakan pasien datang ke fasilitas kesehatan ketika kondisinya sudah parah, seperti gigi berlubang, infeksi, ataupun gusi bengkak.

Kesehatan Gigi dan Mulut

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kondisi tubuh secara keseluruhan. Perawatan yang tepat tidak hanya membantu mempertahankan senyum yang sehat dan menarik, tetapi juga mencegah berbagai gangguan kesehatan yang dapat berdampak pada seluruh tubuh. Dalam artikel ini akan diulas mengapa menjaga kesehatan gigi dan mulut itu penting, berbagai tips menjaga kebersihan rongga mulut, serta manfaat melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

  1. Mencegah Penyakit Gusi: Gingivitis dan periodontitis merupakan gangguan pada gusi yang sering terjadi dan dapat mengakibatkan kerusakan jaringan gusi hingga tulang rahang apabila tidak segera ditangani.

  2. Mencegah Karies Gigi: Karies adalah kerusakan gigi yang disebabkan oleh aktivitas bakteri. Bila dibiarkan, kondisi ini dapat memicu nyeri, infeksi, hingga menyebabkan gigi tanggal.

  3. Menghindari Bau Mulut: Kurangnya perawatan mulut dapat menimbulkan bau napas tidak sedap, yang sering kali mengganggu rasa percaya diri.

  4. Menunjang Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh: Berbagai penelitian menunjukkan adanya keterkaitan antara kesehatan mulut dengan sejumlah kondisi kesehatan lain seperti penyakit jantung, diabetes, hingga komplikasi pada kehamilan.

Tips untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

  1. Sikat Gigi Secara Teratur: Sikat gigi setidaknya dua kali sehari selama dua menit menggunakan pasta gigi dengan fluoride.
  2. Gunakan Benang Gigi: Benang gigi membantu membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi.
  3. Hindari Makanan Manis dan Asam: Makanan dan minuman manis serta asam dapat menyebabkan kerusakan gigi jika tidak dibersihkan dengan baik.
  4. Kunjungan Rutin ke Dokter Gigi: Rutin mengunjungi dokter gigi setidaknya dua kali setahun untuk pemeriksaan gigi dan pembersihan profesional.
  5. Hindari Kebiasaan Merokok: Merokok tidak hanya merusak paru-paru, tetapi juga merusak gigi dan gusi serta meningkatkan risiko penyakit gusi.

Rutin Pemeriksaan ke Dokter Gigi minimal 6 Bulan Sekali

Pemeriksaan gigi saat masih dalam keadaan baik jauh lebih ideal dibanding menunggu hingga bermasalah. Pemeriksaan rutin sebaiknya dilakukan setiap enam bulan sekali untuk mencegah infeksi dan kerusakan yang lebih lanjut. Selain kontrol berkala, kebiasaan menyikat gigi minimal dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur  sangat penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Menjadwalkan pemeriksaan gigi secara rutin adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Berikut alasan mengapa kontrol minimal dua kali setahun sangat dianjurkan:

  1. Pemeriksaan berkala membantu mendeteksi masalah gigi dan gusi sejak tahap awal. Misalnya, lubang kecil dapat segera ditangani dengan penambalan sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar dan mahal untuk diobati. Penanganan dini justru menghemat biaya dan mencegah komplikasi.
  2. Kontrol rutin juga sangat berperan dalam mendeteksi penyakit serius pada area mulut, termasuk kanker rongga mulut. Bila dokter mencurigai indikasi tertentu, pasien dapat dirujuk ke spesialis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
  3. Pemeriksaan konsisten dapat membantu mengurangi rasa takut atau trauma terhadap perawatan gigi. Perkembangan teknologi kedokteran gigi saat ini memungkinkan tindakan perawatan dilakukan dengan rasa sakit yang minimal. Bahkan prosedur seperti saluran akar gigi sudah dapat dilakukan dengan lebih nyaman dibanding dulu.